
Emas (XAU/USD) diuntungkan oleh ketegangan perdagangan yang kembali terjadi pada hari Senin (21/7), yang telah memicu permintaan untuk logam kuning safe haven ini.
Menjelang batas waktu tarif 1 Agustus, prospek kesepakatan antara Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) semakin memudar. Akibatnya, XAU/USD telah pulih dengan para investor mendekati batas psikologis $3.400 pada saat artikel ini ditulis.
Ketegangan perdagangan Uni Eropa-AS meningkat, meningkatkan permintaan untuk Emas
Perundingan yang sedang berlangsung antara Uni Eropa dan AS telah gagal mencapai kemajuan yang berarti selama beberapa minggu terakhir. Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan mengenakan tarif 30% pada sebagian besar barang yang diimpor dari anggota blok Uni Eropa dalam upaya untuk mengurangi defisit perdagangan saat ini.
Dalam sebuah wawancara dengan CBS News selama akhir pekan, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan optimisme tentang potensi kesepakatan. Ia menyatakan bahwa, "Mereka adalah dua mitra dagang terbesar di dunia, sedang berunding. Kita akan mencapai kesepakatan. Saya yakin kita akan mencapai kesepakatan."
Namun, ia juga memperingatkan bahwa perpanjangan tidak akan diberikan. "Itu tenggat waktu yang ketat, jadi pada 1 Agustus, tarif baru akan berlaku," ujarnya.
Menurut CNBC, Dewan Eropa melaporkan bahwa total nilai perdagangan antara UE dan AS mencapai $1,96 triliun pada tahun 2024.
Grafik di bawah ini menunjukkan nilai perdagangan antara AS dan mitra dagang terbesarnya, sebagaimana diilustrasikan dalam sebuah artikel di The Wall Street Journal.
Bahkan dengan adanya kesepakatan, AS telah mengisyaratkan bahwa blok tersebut masih akan dikenakan tarif dasar sebesar 15% hingga 20%. Saat UE bersiap menghadapi skenario terburuk, mereka mengancam akan membalas AS jika kesepakatan tidak tercapai. Banyak negara berada dalam situasi serupa, yang menyebabkan penurunan permintaan Dolar AS. Pelemahan USD juga membuat emas lebih murah bagi investor asing yang mencari keamanan dalam aset alternatif. (Arl)
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...